Banyak tindak negatif atau konflik di lingkungan sekolah bermula dari kegagalan komunikasi, terutama ketidakmampuan siswa mengekspresikan diri secara sehat dan menghormati batasan orang lain. SMK Miftahulsalam mengidentifikasi bahwa Keterampilan Komunikasi Asertif adalah Solusi paling efektif untuk Mencegah Tindak Negatif di Lingkungan Sekolah. Program ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan untuk berbicara jujur, menghargai diri sendiri, dan menghormati orang lain secara bersamaan.
Keterampilan Komunikasi Asertif berbeda dari komunikasi pasif (diam atau menahan diri) maupun agresif (menyerang atau mendominasi). Di SMK Miftahulsalam, Komunikasi Asertif diajarkan sebagai cara yang sehat untuk menyelesaikan konflik, menyuarakan pendapat, dan menolak ajakan yang bersifat negatif (misalnya, bolos atau tawuran), yang merupakan Tindak Negatif di Lingkungan Sekolah.
Solusi SMK Miftahulsalam ini diimplementasikan melalui workshop interaktif dan simulasi peran. Siswa dilatih teknik-teknik Komunikasi Asertif, seperti menggunakan pernyataan “Saya merasa…” (I-message) daripada “Kamu selalu…” (You-message) ketika menyampaikan ketidaksetujuan. Mereka juga dilatih cara mengatakan “Tidak” secara tegas namun sopan, yang merupakan Keterampilan krusial untuk Mencegah Tindak Negatif.
Guru BK dan Guru Bahasa Indonesia di SMK Miftahulsalam berkolaborasi dalam mengajar modul ini. Dalam pelajaran Bahasa, fokus diberikan pada diksi dan intonasi yang tepat. Sementara dalam sesi BK, fokusnya adalah pada body language dan pengelolaan emosi saat berkomunikasi di bawah tekanan. Penerapan Keterampilan Komunikasi Asertif ini diharapkan dapat mengurangi perkelahian dan bullying lisan.
Sekolah menciptakan lingkungan di mana Komunikasi Asertif dihargai. Siswa didorong untuk menggunakan Keterampilan ini dalam rapat OSIS, diskusi kelas, dan saat berinteraksi dengan guru atau senior. Hal ini membantu menciptakan iklim sekolah yang transparan dan mengurangi potensi bottleneck emosional yang sering memicu Tindak Negatif di Lingkungan Sekolah.
Secara keseluruhan, SMK Miftahulsalam berhasil membuktikan bahwa Keterampilan Komunikasi Asertif adalah Solusi yang ampuh. Melalui pelatihan yang terstruktur, sekolah ini memberdayakan siswa untuk Mencegah Tindak Negatif dengan cara yang damai, konstruktif, dan penuh hormat, mencetak lulusan yang tidak hanya terampil teknis tetapi juga cakap dalam interaksi sosial.